Sebagai produsen pompa kelas dunia, Grundfos menyediakan berbagai tipe pompa untuk kebutuhan domestik, komersial, industri, hingga pengolahan limbah. Berikut penjelasan fungsi masing-masing jenis pompa secara lebih mendalam agar Anda bisa dipahami perannya dalam sistem perpompaan.
Pompa Sirkulasi (Circulator Pump)
Contoh seri: ALPHA, UPS, MAGNA
Pompa sirkulasi berfungsi untuk mengalirkan cairan dalam sistem tertutup secara terus-menerus tanpa meningkatkan volume air, melainkan menjaga perputaran (circulation).
-
Digunakan pada sistem HVAC (Heating & Cooling) untuk memastikan air panas/dingin bersirkulasi merata ke seluruh ruangan.
-
Menjaga suhu stabil di setiap titik distribusi (radiator, fan coil unit, chiller).
-
Mengurangi kehilangan energi akibat stagnasi air.
-
Membantu meningkatkan efisiensi sistem karena air terus bergerak sesuai kebutuhan beban.
Seri seperti ALPHA dan MAGNA memiliki fitur auto adapt & variable speed, artinya pompa akan menyesuaikan kecepatan berdasarkan tekanan dan kebutuhan aktual sistem. Ini membuat konsumsi listrik jauh lebih hemat dibanding pompa konvensional.
π Umumnya dipakai di apartemen, hotel, rumah sakit, mall, dan gedung perkantoran.
Pompa Booster
Contoh seri: CM, CME, CMBE
Meningkatkan dan menjaga tekanan air agar tetap stabil di seluruh jaringan distribusi.
-
Digunakan ketika tekanan dari sumber (PDAM atau tangki atas) tidak cukup kuat.
-
Menjaga tekanan konstan meskipun banyak keran dibuka bersamaan.
-
Sangat penting untuk bangunan bertingkat agar lantai atas tetap mendapatkan tekanan air yang sama.
-
Mencegah fluktuasi tekanan yang dapat merusak pipa dan peralatan sanitasi.
Seri CMBE dilengkapi inverter (variable speed drive) sehingga:
-
Tekanan air tetap stabil.
-
Pompa tidak sering ON/OFF.
-
Umur pompa lebih panjang.
-
Hemat listrik karena menyesuaikan beban pemakaian.
π Cocok untuk rumah tinggal, hotel, apartemen, rumah sakit, laundry, dan industri ringan.
Pompa Submersible (Pompa Celup)
Contoh seri: SP, SQ, SE, SL
Memompa air dari dalam sumber air atau area yang tergenang. Pompa ini bekerja dalam kondisi terendam air sepenuhnya.
a) SP & SQ (Deep Well Pump)
-
Digunakan untuk sumur bor dalam (deep well).
-
Mampu mengangkat air dari kedalaman puluhan hingga ratusan meter.
-
Cocok untuk industri, perkebunan, dan suplai air bersih skala besar.
-
Desain multistage memungkinkan tekanan tinggi.
b) SE & SL (Sewage Pump)
-
Digunakan untuk air limbah dan sewage.
-
Mampu menangani cairan dengan partikel padat.
-
Banyak digunakan di basement, hotel, rumah sakit, dan instalasi IPAL.
-
Dilengkapi impeller anti-macet.
π Kelebihan utama: tahan air, efisien, tidak membutuhkan priming, dan lebih senyap.
Pompa End Suction
Contoh seri: NK, NB
Mengalirkan air dalam kapasitas besar untuk kebutuhan industri dan sistem gedung.
-
Digunakan untuk distribusi air bersih skala besar.
-
Cocok untuk sistem chilled water dan cooling tower.
-
Digunakan dalam sistem pemadam kebakaran (fire fighting).
-
Mampu bekerja pada debit tinggi secara kontinu.
Perbedaan:
-
NK (Long Coupled) β motor dan pompa terpisah, cocok untuk aplikasi berat dan industri.
-
NB (Close Coupled) β desain lebih ringkas, hemat ruang instalasi.
π Umumnya digunakan di pabrik, rumah sakit besar, hotel, mall, dan gedung komersial.
Pompa Multistage
Contoh seri: CR, CM
Menghasilkan tekanan tinggi dengan beberapa impeller dalam satu unit. Karena memiliki beberapa tingkat impeller (multi-stage), pompa ini:
-
Mampu menghasilkan tekanan sangat tinggi.
-
Digunakan untuk sistem RO (Reverse Osmosis).
-
Cocok untuk boiler feed.
-
Digunakan dalam proses industri yang membutuhkan tekanan stabil.
-
Ideal untuk sistem pencucian tekanan tinggi.
Seri CR banyak dipakai di industri karena:
-
Tersedia berbagai pilihan material (stainless steel, cast iron).
-
Tahan korosi.
-
Mudah perawatan.
-
Bisa dikombinasikan dengan inverter untuk kontrol tekanan.
π Banyak digunakan di industri manufaktur, farmasi, makanan & minuman.
Pompa Limbah (Wastewater Pump)
Contoh seri: DWK, DP
Mengalirkan air kotor, drainase, dan limbah yang mengandung partikel padat.
-
Digunakan untuk menguras basement yang banjir.
-
Cocok untuk proyek konstruksi.
-
Digunakan pada sistem pengolahan air limbah (IPAL).
-
Dapat menangani lumpur dan air bercampur pasir.
Desain impeller terbuka atau vortex membantu mencegah penyumbatan.
π Umumnya digunakan di area industri, pertambangan, proyek gedung, dan instalasi limbah.


